Minggu, 25 Oktober 2015

Kegunaan Mobil Penggerak Roda Belakang

Sistem penggerak roda mobil ada 3 jenis, mobil penggerak roda belakang (RWD), mobil berpenggerak roda depan (FWD) dan mobil penggerak semua roda atau lebih dikenal dengan nama 4WD. Salah satu mobil dengan sistem penggerak roda belakang terlaris di Indonesia adalah Grand New Avanza. Toyota Avanza yang merupakan salah satu mobil MPV penggerak roda belakang di Indonesia. Jadi sebaiknya anda tahu terlebih dahulu, akan kelebihan dan kelemahan mobil penggerak roda belakang, jika anda tertarik untuk membeli Toyota Avanza dan Avanza Veloz.
Pemilihan mobil dengan sistem penggerak roda belakang atau depan ditentukan oleh cara anda mengemudi, kualitas jalan yang sering dilalui, jumlah penumpang yang sering ada dalam mobil serta harapan terbesar anda dari sebuah mobil. Mari kita simak, kelebihan dan kelemahan mobil penggerak roda belakang.

Kelebihan Mobil Penggerak Roda Belakang

Terdapat 2 kelebihan utama dari mobil penggerak roda belakang yaitu:
1. Desain penggerak mobil sangat sederhana terutama design dari as roda, kokoh dan kuat. Walapun sering digunakan di jalanan yang rusak, biaya perbaikan tidak akan sebesar darimobil penggerak roda depan.
Sebagai contoh, jika anda tanpa sengaja melewati jalanan berlubang atau polisi tidur dengan kecepatan tinggi, pada mobil penggerak roda belakang lebih sering tidak akan terjadi kerusakan. Andai kata terjadi kerusakan pada as roda, biaya perbaikan jauh lebih murah dibandingkan dengan mobil penggerak roda depan.
Mobil penggerak roda depan, sangat rawan akan kerusakan as roda jika anda melewati jalanan rusak tanpa sengaja dengan kecepatan lumayan tinggi, serta ongkos perbaikan as roda juga lebih mahal di mobil penggerak roda depan.
2. Keunggulan mobil penggerak roda belakang pada kesimbangan mobil lebih bagus, terutama saat anda berakselerasi dan pada saat mobil di kecepatan tinggi. Penyebabnya adalah berat kendaraan yang seimbang dari depan sampai ke belakang, karena terdapat as panjang ke roda belakang. Oleh karena itu, sebagian besar mobil balap memakai sistem penggerak roda belakang. Selain itu, mobil dengan sistem penggerak roda belakang, di saat mengakut beban berat lebih mudah dikendalikan.

Kelemahan Mobil Penggerak Roda Belakang

Jika ada kelebihan tentunya ada kekurangan. Mari kita simak!
1. Sistem penggerak roda belakang, kurang mendapat traksi di saat kondisi jalan licin karena hujan atau berpasir. Hal ini disebabkan karena daya dorong mobil berada di roda belakang. Jadi mobil akan susah dikendalikan saat kecepatan tinggi di jalanan yang licin. Di mobil mewah dan mobil balap, pada mobil penggerak roda belakang, saat ini telah dilengkapi dengan sistem kontrol traksi roda atau lebih dikenal dengan nama traction control system, untuk membantu pengendalian mobil di jalanan licin pada kecepatan tinggi.
Sebaliknya pada sistem penggerak roda depan, traksi ban mobil di jalanan licin lebih bagus walaupun tanpa kontrol traksi roda. Hal ini disebabkan oleh daya dorong berada di roda depan dan berat mobil yang berada di depan, kerena tidak terdapatnya as pajang di bagian belakang mobil.
2. Karena penambahan As panjang pada mobil untuk mengerakkan roda belakang, maka berat mobil akan bertambah, yang mengakibatkan lebih borosnya konsumsi bahan bakar. Selain itu biaya produksi dari perakitan mobil dengan sistem penggerak roda belakang lebih mahal, berakibat akan nilai jual baru dari mobil.

Minggu, 11 Oktober 2015

HOT PROMO !!!!

Grand new Avanza  sekarang sudah ada cashbacknya. hanya minggu ini, setiap pembelian all Grand new avanza dan veloz type apapun free jok bekleed hingga 3 baris. 

Sabtu, 05 September 2015

Cara Kerja Airbag



Airbag (kantong udara) merupakan salah satu fitur keselamatan pada mobil untuk melindungi pengemudi dan penumpang saat terjadi kecelakaan.
Airbag memiliki berbagai nama teknis seperti Supplementary Restraint System (SRS), Air Cushion Restraint System (ACRS), dan Supplemental Inflatable Restraint (SIR).
Airbag berfungsi melindungi daerah kepala, leher, dan dada.
Airbag umumnya akan mengembang dari roda kemudi atau dari dashboard beberapa milidetik setelah tabrakan.
Ketika kepala pengemudi telah mengenai airbag, airbag mulai mengempis perlahan sehingga memungkinkan pengemudi keluar dari mobil.
Namun airbag saja belum memadai, pengemudi dan penumpang tetap diharuskan mengenakan sabuk pengaman.
Hal ini disebabkan karena airbag terutama dimaksudkan untuk melindungi kepala pengemudi membentur kemudi saat terjadi tabrakan.
Airbag tidak berfungsi mencegah pengemudi terlempar dari mobil. Itu sebab, selain airbag, sabuk pengaman tetap diperlukan.

Prinsip Kerja Airbag

Ketika mendeteksi benturan (tabrakan), sensor pada mobil lantas mengirimkan sinyal ke modul kontrol yang akan membuat airbag mengembang.
Terdapat berbagai jenis sensor kecelakaan. Model yang lebih lama ditempatkan di bagian depan mobil (di daerah zona kecelakaan), sedangkan pada model yang lebih baru, sensor langsung terpasang pada modul airbag.
Sensor ini berfungsi mengukur kecepatan dan tingkat keparahan benturan.
Ada juga sensor yang ditempatkan di pintu untuk mengaktifkan airbag samping.
Airbag yang dipasang di dashboard atau pada kemudi hanya akan mengembang jika terjadi benturan (tabrakan) depan atau dalam area 30 derajat dari arah depan mobil.
Aturan yang sama berlaku untuk airbag yang dipasang di sisi mobil. Airbag akan aktif saat mobil terkena benturan pada sudut tertentu.
Airbag yang dipasang di sebelah kiri tidak akan mengembang jika tumbukan ada di sisi kanan, begitu pula sebaliknya.
Modul kontrol atau otak airbag adalah komputer kecil yang menerima data benturan dari sensor yang berbeda untuk kemudian memutuskan airbag mana yang akan diaktifkan.
Modul tidak akan bekerja jika hanya menerima satu sinyal. Diperlukan dua atau lebih sinyal dari sensor untuk mengaktifkannya.
Ketika terjadi kecelakaan yang parah, modul akan mengirim sinyal ke pemicu (igniter).
Igniter merupakan perangkat listrik yang memiliki kawat tipis. Saat arus listrik mengalir melalui kawat, kawat menjadi panas dan membakar propelan airbag yang terdiri dari azida natrium.
Pembakaran azida natrium lantas menghasilkan sejumlah besar gas nitrogen yang mengisi airbag.
Setelah kepala pengemudi membentur airbag, nitrogen lantas keluar menyebabkan airbag kembali mengempis.
Awan asap yang mengisi kendaraan seiring proses ini sebenarnya adalah bubuk talk atau tepung maizena.
Bubuk tersebut mencegah bagian airbag saling menempel sehingga tetap bisa berfungsi baik saat diaktifkan.
Gas nitrogen yang dilepaskan dari airbag juga bukan merupakan gas berbahaya. Nitrogen adalah gas yang menyumbang 78% komposisi udara yang kita hirup setiap harinya.
Setelah terjadi kecelakaan, pengemudi atau penumpang hanya perlu membuka pintu untuk mengeluarkan bubuk talk dan gas nitrogen dari dalam mobil.
Cara kerja airbag samping berbeda dengan airbag bagian depan. Airbag samping menggunakan tabung gas argon terkompresi dengan tekanan sekitar 3000-4000 psi.
Saat terjadi benturan samping, gas argon kemudian dilepaskan untuk mengembangkan airbag.
Seperti nitrogen, argon juga bukan merupakan gas berbahaya.
Jika berencana untuk membeli mobil, pastikan memilih mobil yang dilengkapi airbag (kantong udara) untuk pengemudi sekaligus penumpang. 

Senin, 24 Agustus 2015

Toyota Gebyar diskon

Dapatkan diskon bombastis untuk setiap pembelian all new Toyota type apapun.

- Surabaya Dan Sekitarnya -
 
(tentatif)
TYPE
ON THE ROAD
 NEW AGYA 1.0 E M/T
113.250.000

 NEW AGYA 1.0 E A/T
124.000.000

 NEW AGYA 1.0 G M/T
120.300.000

 NEW AGYA 1.0 G M/T TRD
124.900.000

 NEW AGYA 1.0 G A/T
130.250.000

 NEW AGYA 1.0 G A/T TRD
134.850.000

 ETIOS 1.2 JX M/T
148.800.000

 ETIOS 1.2 E M/T
162.700.000

 ETIOS 1.2 E M/T TOM's
175.800.000

 ETIOS 1.2 G M/T
174.300.000

 YARIS 1.5 E M/T
226.900.000

 YARIS 1.5 E A/T
236.900.000

 YARIS 1.5 G M/T
235.600.000

 YARIS 1.5 G A/T
245.500.000

 YARIS 1.5 S M/T TRD SPORTIVO
257.300.000

 YARIS 1.5 S A/T TRD SPORTIVO
268.100.000

 GRAND NEW AVANZA 1.3 E M/T
186.200.000

 GRAND NEW AVANZA 1.3 E A/T
197.400.000

 GRAND NEW AVANZA 1.3 G M/T
204.300.000

 GRAND NEW AVANZA 1.3 G A/T
215.100.000

 GRAND NEW AVANZA 1.5 G M/T
216.700.000

 GRAND NEW AVANZA VELOZ 1.3 M/T
209.800.000

 GRAND NEW AVANZA VELOZ 1.3 A/T
221.700.000

 GRAND NEW AVANZA VELOZ 1.5 M/T
220.800.000

 GRAND NEW AVANZA VELOZ 1.5 A/T
232.800.000

 RUSH 1.5 G M/T
225.300.000

 RUSH 1.5 G A/T
235.400.000

 RUSH 1.5 S M/T TRD
237.850.000

 RUSH 1.5 S A/T TRD
249.850.000

 RUSH 1.5 G M/T LTD
226.550.000

 RUSH 1.5 G A/T LTD
236.950.000

 RUSH 1.5 S M/T TRD LTD
239.200.000

 RUSH 1.5 S A/T TRD LTD
251.650.000

 RUSH 1.5 S M/T TRD DRESS UP
240.550.000

 RUSH 1.5 S A/T TRD DRESS UP
253.100.000

 NEW RUSH 1.5 G M/T
234.700.000

 NEW RUSH 1.5 G A/T
244.700.000

 NEW RUSH 1.5 S M/T TRD
244.900.000

 NEW RUSH 1.5 S A/T TRD
258.100.000

 NEW RUSH 1.5 G M/T LTD
236.700.000

 NEW RUSH 1.5 G A/T LTD
246.900.000

 NEW RUSH 1.5 S M/T TRD LTD
246.900.000

 NEW RUSH 1.5 S A/T TRD LTD
260.600.000

 NEW RUSH 1.5 S M/T TRD DRESS UP
250.000.000

 NEW RUSH 1.5 S A/T TRD DRESS UP
263.800.000

 KIJANG INNOVA J M/T BENSIN
231.200.000

 KIJANG INNOVA J M/T DRESS UP BENSIN
236.400.000

 KIJANG INNOVA E M/T BENSIN
258.400.000

 KIJANG INNOVA E A/T BENSIN
272.000.000

 KIJANG INNOVA G M/T BENSIN
279.000.000

 KIJANG INNOVA G A/T BENSIN
292.850.000

 KIJANG INNOVA G M/T LUX BENSIN
289.100.000

 KIJANG INNOVA G A/T LUX BENSIN
302.950.000

 KIJANG INNOVA V M/T BENSIN
316.950.000

 KIJANG INNOVA V A/T BENSIN
330.650.000

 KIJANG INNOVA V M/T LUX BENSIN
326.400.000

 KIJANG INNOVA V A/T LUX BENSIN
340.000.000

 KIJANG INNOVA E M/T DIESEL
274.250.000

 KIJANG INNOVA G M/T DIESEL
294.950.000

 KIJANG INNOVA G A/T DIESEL
308.800.000

 KIJANG INNOVA V M/T DIESEL
332.250.000

 KIJANG INNOVA V A/T DIESEL
346.300.000

VIOS 1.5 E M/T
269.650.000

 VIOS 1.5 E A/T
279.150.000

 VIOS 1.5 G M/T
287.400.000

 VIOS 1.5 G A/T
300.150.000

 VIOS 1.5 G M/T TRD
303.400.000

 VIOS 1.5 G A/T TRD
316.250.000

 COROLLA ALTIS 1.8 G M/T
399.900.000

 COROLLA ALTIS 1.8 V A/T
436.300.000

 CAMRY 2.5 L A/T HYBRID
726.950.000

 NEW CAMRY 2.5 G A/T
548.150.000

 NEW CAMRY 2.5 V A/T
583.650.000

 NEW CAMRY 2.5 L A/T HYBRID
745.950.000

 NAV1 G A/T
396.850.000

 NAV1 V A/T LIMITED
416.600.000

 NAV1 G A/T LUX
403.350.000

 NAV1 V A/T LIMITED LUX
423.100.000

 FORTUNER 2.7 G A/T LUX BENSIN
486.750.000

 FORTUNER 2.7 G A/T LUX TRD BENSIN
515.700.000

 FORTUNER 2.7 V A/T BENSIN
538.700.000

 FORTUNER 2.5 G A/T 4x4 DIESEL
498.600.000

 FORTUNER 2.5 G M/T DIESEL
427.850.000

 FORTUNER 2.5 G M/T TRD DIESEL
458.350.000

 FORTUNER 2.5 G A/T DIESEL
438.300.000

 FORTUNER 2.5 G A/T TRD DIESEL
468.800.000

 HILUX PICK UP STD M/T BENSIN
178.000.000

 HILUX PICK UP STD M/T DIESEL
192.150.000

 HILUX DOUBLE CABIN E M/T DIESEL
364.700.000

 HILUX DOUBLE CABIN G M/T DIESEL
382.000.000

 HILUX DOUBLE CABIN V A/T DIESEL
401.700.000

 VELLFIRE 2.5 G A/T
980.800.000

 NEW ALPHARD 2.5 X A/T
831.250.000

 NEW ALPHARD 2.5 G A/T
980.800.000

 NEW ALPHARD 3.5 Q A/T
1.557.550.000

 ALPHARD 2400 X AUTOMATIC LUX
768.900.000

 FT 86 MANUAL
680.000.000

 FT 86 AUTOMATIC
687.700.000

 FT 86 AUTOMATIC AEROPACKAGE
703.200.000

 FT 86 AUTOMATIC TRD
713.700.000

 LAND CRUISER 200 STANDARD SPEC A/T DIESEL
1.602.400.000

 LAND CRUISER 200 FULL SPEC A/T DIESEL
1.967.900.000

 HI ACE COMMUTER MANUAL
433.500.000

 TOYOTA FJ CRUISER
1.436.300.000